BERITA LPIK

Pendidikan Indonesia dari Offline ke Online

Lembaga Pengkajian Islam dan Keaswajaan (LPIK) Universitas Islam Malang melaksanakan Kajian Islam Interdisipliner (KISSI). Pelaksanaan tersebut dilaksanakan melalui live streaming youtube Humas Unisma Official dan instagram LPIK Unisma. Acara tersebut diikuti oleh dosen Unisma dan dari luar Unisma, pada hari Rabu, 27 Januari 2021.

Wakil Rektor 1 Unisma yakni Prof. Dr. H. Junaidi Mistar, M.Pd, Ph.D menjadi narasumber dalam kegiatan Kajian Islam Interdisipliner tersebut dengan tema Transformasi Pendidikan Indonesia Dari Offline ke Online dengan dimoderatori oleh Imam Safi’i, M.Pd.I selaku Kepala Bagian Keagamaan Universitas Islam Malang.

“Pendidikan terkait pandemi dengan bertransformasi dari pembelajaran tatap muka kelas (offline) menjadi jarak jauh secara daring (online), pada dasarnya sesuai dengan kebijakan transformasi dari offline ke online di Indonesia sebagaimana telah dijelaskan terkait dengan penyiapan menghadapi Era IR 4.0 pada permendikbud No. 109/ 2013 tentang Pendidikan Jarak Jauh pasal 2 dan pasal 4 ayat 2.” Ungkap Wakil Rektor 1.

Prof Junaidi mengatakan problem dilapangan yakni tingkat literasi dosen terhadap TIK yang tidak merata, Belum meratanya ketersediaan jaringan di tempat tinggal dosen dan mahasiswa, ketersediaan kuota jaringan yang dimiliki oleh dosen dan mahasiswa, dan kemandirian belajar mahasiswa.

“Proses pendidikan dan pembelajaran harus tetap berlangsung, penyelenggaraan secara daring (online) merupakan sebuah keniscayaan dan semua harus beradaptasi terhadap kebiasaan baru dalam penyelenggaraan pendidikan ini.” katanya.

Prof Junaidi membenarkan kata- kata terkait pandemi ini dari John Dewey bahwa if we teach our todays’ students as we taught yesterday’s, we rob them of tomorrow.